Berburu Semut, Hobi Tak Lazim Yang Jadi Tren di Singapura

1-36-870x300

Setiap orang tentunya memiliki hobi, seperti yang kita ketahui bahwa hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Kata Hobi merupakan sebuah kata serapan dari Bahasa Inggris “Hobby”. Tujuan hobi adalah untuk memenuhi keinginan dan mendapatakan kesenangan. Terdapat berbagai macam jenis hobi seperti mengumpulkan sesuatu (Koleksi), membuat, memperbaiki, bermain dan pendidikan dewasa.

Mungkin bagi kebanyakan orang pasti lebih memilih hobi yang terbilang mainstream contohnya saja seperti membaca, mendengarkan musik, menyanyi dan olahraga. Nah, kalau anak jaman sekarang paling mentok hobinya yaa main game online atau nggak wisata kuliner.

Namun baru-baru ini ada hobi atau aktivitas mengisi waktu luang cukup aneh yang sedang jadi tren di negara tetangga yaitu di Singapura sana. Kalau kamu sedang liburan atau lagi jalan-jalan ke Singapura, jangan kaget kalau malam-malam kamu melihat segerombolan orang membawa senter dan tabung kecil-kecil, serta tampak sibuk mencari sesuatu.

Bukan berburu harta karun atau batu berharga, warga Negeri Singa sekarang sedang keranjingan berburu semut! Apa karena negara ini terkenal bersih, jadi semut juga menjadi binatang yang langkah disana ya? Atau memang ada spesies khusus yang cuma ada di Singapura? Aneh-aneh aja ya. Okedeh dari pada penasaran lebih baik baca artikel ini lebih lanjut kuy

Kegiatan Berburu Semut

3-28-768x432

Kegiatan yang aneh ini bermula dari Grup Facebook bernama Ants Singapore, kini kegiatan berburu semut ini menjadi tren terbaru yang makin banyak pengikutnya. Awal dari hobi yang tengah viral di kalangan anak muda Singapura ini bisa dibilang unik.

Seperti yang dilaporkan Reuters bahwa tren ini berawal dari grup Facebook bernama Ants Singapore yang dibentuk oleh Crish Chan. Tidak disangka, ternyata banyak orang Singapura yang juga tertarik mempelajari dan mengumpulkan berbagai jenis semut seperti Chan. Grup ini sendiri baru dibentuk pada Desember 2016 silam. Dalam jangka waktu yang belum genap setahun, pengikut komunitas ini jumlahnya sudah naik lumayan banyak loh.

Mencari dan Mengumpulkan Jenis Semut yang Ada di Singapura

2-31-768x432

Ia melihat fakta bahwa Singapura adalah rumah dari sekitar 40 spesies semut yang berbeda. Semut-semut tersebut tersebar di berbagai lokasi di seluruh wilayah Singapura. Nah menemukan semua spesiesnya ini jelas sebuah tantangan yang seru. Dengan konsep yang sedikit banyak serupa dengan permainan Pokemon-GO, kegiatan utama komunitas ini adalah turun ke jalanan dan menangkap semut-semut tersebut.

Mereka bahkan tak ragu menyambangi tempat-tempat gelap dengan bekal senter dari ponsel mereka. Tentunya demi menangkap semut! Jika beruntung, dalam semalam seorang pemburu bisa menemukan dua ratu semut beserta koloninya loh.

Tujuan Grup Ini Dibentuk

4-23

Ternyata grup yang terbilang aneh ini memiliki tujuan, mereka tak cuma menangkap semutnya doang loh. Setelah ditangkap, semut-semut tersebut ada juga yang dibiarkan dan ada juga yang dijual demi mendapatkan uang. Mungkin selama ini semut cuma dipandang sebagai hama bagi warga Singapura. Namun bagi komunitas Ants Singapore ini, semut dipandang sebagai bagian dari alam yang nggak boleh asal dimusnahkan!

Yang harus kamu tau nih, kegiatan utama mereka bukan cuma sekadar menangkap semutnya doang loh ya. Lebih dari itu, mereka juga ada yang mengembangbiakkan semut supaya populasinya terjaga dan tidak punah. Jangan salah, mereka punya peternakan semut masing-masing loh. Bukan sembarangan hobi yang ngabisin waktu doang, akan tetapi hobi ini juga kerap mendatangkan uang bagi mereka yang melakukannya. Semut-semut yang berhasil ditangkap dan dibiakkan bisa dijual untuk mendapatkan uang. Unik sekali ya tren di Singapura ini!

Ya namanya hobi, sulit kadang-kadang untuk dinalar. Seaneh apapun, kalau sudah suka, ya mau bilang gimana lagi. Pasti semangat dan senang ngelakuinnya. Mungkin di Singapura yang bersih, rada susah kali ya cari semut. Coba deh grup ini nyari semutnya sampai ke Indonesia, wihh pasti lebih banyak ketemunya…

Semut Martialis Heureka

0-18

Bicarain soal semut ternyata ada juga semut yang tergolong hewan purba, karena ia sudah hidup sekitar 120 tahun. Semut tersebut berjenis semut Martialis Heureka. Semut ini sudah ada sekitar 120 tahun. Walaupun termasuk salah satu hewan tertua di bumi, namun semut ini baru ditemukan oleh manusia modern pada tahun 2000 lalu di hutan hujan Amazon, dekat Manaus, Brasil.

Semut ini sempat menghebohkan peneliti karena tak ada matanya, alias buta. Jenis semut yang tanpa mata dan memiliki warna cream ini merupakan keluarga baru dari Martialinae.

Begitu anehnya semut yang tiada duanya ini, maka dijuluki “Semut dari planet Mars” atau dalam bahasa latinnya Martialis Heureka (“ant from Mars”) yang kemudian menjadi namanya. Dan sangat mengagumkan, walau tanpa mata dan hanya dengan mengandalkan kedua sungut antenanya, turunan semut spesies ini dapat beradaptasi dan bisa bertahan hidup sejak lebih seratus juta tahun lamanya.

Kira-kira semut ini ada juga nggak ya di Singapura? Kalau ada pasti diburu dan mahal nih di jual, hehe